I just realized.You always took your time for me on the sidelines of your hobby. Although only 5 - 10 minutes, just to give the news to me. For gamers like you, it is difficult to divide the time like that. I am proud to had a day with you.
But now, we are like dominoes: I fall for you, you fall for another.
I miss the way you hold my hand. I miss the way you looked into my eyes. And i miss when.... You're the first person i think about when i wake up in the morning, and the last i think about as i go to sleep at night. I can never change my past, its already happened anyway. Hahahahahaha :") Ummm, i dont hate you for not loving me anymore, but i hate myself for still loving you! Damn it!
Yap! I miss you. I miss old us. I miss having you to talk to whenever i wanted.
Today, i am tired of pretending you dont mean anything to me. But i know...... i have to move on. I need to stop thinking about you.. Hmmmmh sometimes, i just wish i'd wake up and just forget about you.
Huaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhh you dont know what i am feeling yaaaaaaaaa
lalala~ bye mwah!
Selasa, 10 Juli 2012
Selasa, 01 Mei 2012
Miss you my Beloved "genggong"
(modem baru keisi lagi.hihi)
17 Maret 2012
Dear uda in..
Anyway, apa kabar Uda disana?
Insya Allah baik ya Da. Makan enak ga disana Da? Nasi kapau.. gulai..
sambalado.. mi rebus pake telor.. rokok ada ga disana?? Hahaha. Oia, tadi kita
arisan di rumah Uda loh. Biasa deh emak-emak kite rumpi-rumpi sekalian rapat
buat pestanya Uda Hadi sm ka Icha.
Da, tau aja Ade lagi galau
maksimal. I saw you in the dark. With your favorite black shirt, perut buncit,
glasses.. and...... your eyes.. Was recorded clearly in my mind.. ooohh i miss
you so bad, da.. Mami bilang itu halusinasi karna sangking kangennya ade sama
Uda. Tapi ga, ade yakin kalo itu Uda!! Yeah..i really missed you. Tapi kenapa
Cuma sebentar sih liatnya???? Sedetik juga ga nyampe deh kayanya. Huhuhuhuu..
pantesan aja dari yang tadinya ga mau ikut kesana, jadi pengen ikut, terus
nyampe rumah Uda langsung nyeplos:
“kangen Uda In banget deh, Un..”
terus pas di kamar Uda, si Arza
nunjuk-nunjuk foto Uda terus bilang gini “Da In.. Da In..”. Lah ade kan bingung
Da. Arza belom kenal Uda pas dia lahir. Hmmmh.. untung maodang Ipih nyuruh
manggil uni Wati ke atas. Kalo ga, ade ga akan liat salah satu personil geng
GENGGONG. Dont you remember?? You always call me GENGGONG. Aaaaaakkk jadi
flashback kaaaaaannnn..
Oke beklah. Uda paling ga suka ngeliat orang sedih-sedihan. Jadiiiii, elap air mata, senyum, doain uda di sana.. :') i miss you, Uda. Really miss you..
Rabu, 14 Maret 2012
@AndreiAksara
Nyokap bilang gini (nyokapnya si @AndreiAksara) : Tuhan memberi penyakit lupa (pada kenangan), supaya kita tidak gila. Sejak nyokap bilang gitu, aku mendukung semua orang yang jatuh cinta lagi, setelah berpisah dari pasangannya, terutama karena kematian. Life must go on, so fall in love, again and again. Emangnya kita mau menangisi kenangan seumur hidup kita? Sungguh sia-sia. Emangnya kenapa punya pasangan baru setelah putus/cerai? Itu nunjukkin kamu optimis dengan hidup. Tuhan juga gak akan biarin seseorang terus-menerus dalam kesedihan.
Setujuuuuu, setuju banget. Tapi kenapa masih banyak yang galau sama masa lalu ya? Iya, karena dia belom bisa lupain kenangan masa lalu.. Belum bisa melupakan Moment. Siapa tuh yang begitu? Hehehe, iya iya... gue masih belom bisa melupakan moment. Moment yang udah sekian tahun lalu :'( masih terekam cukup jelas *kembali flashback*.
Sekian. Thankiss (ɔˆ ³(´▽`c)
BATU ------------------------ air dan telapak tangan, Tergenggam.
Gue pernah denger kalo batu bisa bolong kalo kena tetesan air terus menerus. Yang artinya adalah, sekeras apapun karakter seseorang, dia akan luluh/melunak juga pada akhirnya. Bener ga sih???
Nah, kalo yang ini sih menurut gue..
Masih dengan batu dan air. Tiba-tiba kebayang aja dengan sendirinya.. Batu kali / batu sungai. Batu itu adem.. Bahkan dingin. Si batu selalu dibelai sama air.. dimanjain.. disayang-sayang sama si air biar si batu ga kepanasan pas kena terik matahari. Yang artinya adalah, sekeras apapun karakter seseorang, dia tetap suka sama yang namanya dimanjain, dijaga, dikasih perhatian.
Sekarang, kalo batu kena sinar matahari, batu akan jadi panas. Telapak tangan kita yang sensitif terhadap reaksi panas, pasti akan perlahan-lahan untuk menggenggamnya sampai telapak tangan kita mulai terbiasa dengan panasnya batu itu. Telapak tangan biasanya mengeluarkan keringat atau air di saat kita menggenggam sesuatu. Kita genggam sampai batu itu turun kadar panasnya menjadi hangat.. Yang artinya adalah, seseorang yang sedang dalam keadaan emosi labil (panas menggebu-gebu), mbok ya dipeluk gitu yaaaaa.. Peluk dia sampai emosi dia mereda (edisi ngarep).
Posisikan diri kita sebagai BATU.
Pertanyaannya, sudahkan Anda menemukan sosok pendamping seperti "air" dan "telapak tangan"???*
*Sesosok pendamping yang bisa melunakkan hati Anda, yang bisa membuat hati Anda tenang , yang bisa membuat Anda bahagia setiap hari karena perhatiannya Dia dengan caranya Dia memanjakan Anda, yang sabar menunggu redanya amarah Anda. Sampai pada akhirnya, Anda larut didalam genggamannya (alias pacaran/nikah sama Dia).
huf huf huf
Sekian and thankiss blogkiss
Huggy bear (({}))
(ɔˆ ³(´▽`c)
Selasa, 13 Maret 2012
Hati-hati!! PMS = Bencana
Respon temen-temen gue yang gue ceritain tentang gue kerasukan jin "aku ga mau pulanng":
Tongki: satu kata buat lo, BEGO
Anie: sampai jumpa lima tahun mendatang <<-- ini respon yang paling jahat
Windy: mure lo mureeeeeeeeee <<-- dia aslinya lebih mure dari gue
Ivo: ish! ngeselin anjir!! fix mure <<-- seselesainya gue cerita ttg kemurehan gue, ternyata dia juga abis melakukan hal mure!
Cica: ih kalo gue jadi dia, TURUN LO DISINI! macam mana sih dia? mana sini liat (keluarlah pujian-pujian)
Hanum: anjis, elo kenapa? elo itu tipe jual mahal gengsi tinggi sama cowo.. Maneh lagi obral? Ya ampun ditaaaa <<-- ini bangsywaaaaattt!!
Josh: *konsen nyetir mobil Jatinangor-JKT-Depok, takut gue kerasukan jin "aku ga mau pulang" tiba-tiba*
Dapet ga intinya? Intinya gue tolol dan mure. Huahahahaha (sumpah gue ga bangga dibilang tolol sama mure, ga sama sekali)
Temen-temen gue nanya, "lo kenapa sih ta kaya gitu?" dan gue selalu jawab, "lo nanya sama gue? gue aja juga ga tau jawabannya.hahahaha." Dan efwayaaaaaaaaaayyyyyy, gue udah tau jawabannya apa! Kemaren gue jawab, dan gue sebut juga di postingan gue sebelumnya, kalo gue begitu karna apaaaaa??? MASIH KANGEN (<-- 2 kata yang menjadikan gue, mure. Aaaaaakkk) eh tapi ternyata oh ternyata, gue PMS broooo \m/ Sumpah pas tau hari ini gue first period, otak gue langsung mikir "jadiiiiiiiiii.....yg gue lakukan.......aaaaaaakkk"
Josh: tapi ga lucu juga kan kalo tiba-tiba lo minta maaf terus bilang "maaf, kemaren ternyata aku lagi PMS"
Gue: buahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha kamvreeeeeeeeeeeetttt
Blogkiss terkasih tersayang, ini kejadian yang tak disangka tak dingana tak diduga-duga akan kejadian dalam hidup gue.
Nah, sebelum ini kejadian juga dalam kehidupan kalian hey hey para wanita, yuk simak tips berikut ini:
1) Cek tanggal datang bulan Anda. Pastikan Anda bertemu seseorang ditanggal yang tepat.
2) Jangan ketemu sama gebetan, pacar, dan atau mantan lo disaat lagi PMS!! Sesuatu yang buruk, apapun bisa terjadi.
3) Jika salah hitung tanggalan, kemudian Anda terlanjur bertemu dengan gebetan, pacar, dan atau mantan lo, hati-hati terjadi petikaian. Jikalau pertikaian itu terjadi, minta maaf dan akui kalau Anda salah. Setelah itu, pasrahkan semuanya kepada Allah SWT Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dan Maha Mengerti dan Maha Mengetahui.
Sekian.
(ɔˆ ³(´▽`c)
Minggu, 11 Maret 2012
Kemasukan jin "Aku ga mau pulang"
Gue baru aja menjadi wanita barbar yang kerasukan jin "aku ga mau pulang". Perjalanan dari Citos menuju rumah gue yang di Depok itu lumayan jauh ya, jauh bahkan dan macet di beberapa titik. Sepanjang perjalan itu, "aku ga mau pulang" jadi backsound perjalanan pulang yang gue ga mau pulang itu. Dari "aku ga mau pulang" versi suara pelan manis manja unyu, sampaaaaaii "aku ga mau pulang" versi aga teriak, pegang stir supaya ga belok menuju rumah, kaki dihentak, mukul-mukul, daaaaann ada imbuhan 'an**ng' di akhir "aku ga mau pulang" tersebut. Bisa ngebayangin ga gimana rasanya jadi yang nyetir?? Ayo tebak, Apakah dia marah? nurunin gue di pinggir jalan? nendang gue keluar dari mobil? nutup mulut gue pake lakban? balik teriakin gue, bentak-bentak gue??
---Dia, yang nyetir itu, kita sebut dia, Dodet. (Ngaaaaaakkakakakakak)---
*tetot* ga ada yang bener jawabannya.
Dodet ga nutup mulut gue pake lakban (ga ada lakban juga yakan di mobil), dodet ga nurunin gue di pinggir jalan, dodet ga nendang gue keluar dari mobil, bahkan dodet pun ga balik neriakin gue atau bentak-bentak gue. Satu kata buat Dodet, SALUT.
Sabar ya? iya dia emang sabar kok dari dulu. Kalo marahnya udah muncak banget, cuma diam seribu bahasa tanpa ada yang bisa ganggu, trus nanti dia yang bakal ngajak ngomong duluan dan minta maaf. So far, gue ga pernah dibentak deh kayanya. Dia juga ga kasar. Sekarang, dia semakin dewasa dalam bersikap, udah bisa nentuin prioritas utama buat diri dia. Punya keinginan buat masa depan dan dia terlihat berusaha untuk mencapai keinginannya itu. Terlihat Perfect kah? Ga kok.. dia punya sisi kurang baiknya juga, namanya manusia kan ga ada yang sempurna. Apa minusnya dodet? Biar dia, orang-orang yang kenal dekat dia, dan Tuhan yang tau.
Sikap gue yang tadi emang ga layak banget dilakukan oleh seorang wanita yang umurnya sudah kepala 2. Blogkiss, jangan dicontoh ya. Ga baik buat orang lain terutama buat diri sendiri. Merugikan banyak pihak lah pokoknya.
Setelah gue sadar akan "aneh" nya diri gue pada malam sebelas maret itu, gue cuma bisa sebut diri gue TOLOL. Kenapa harus kaya anak kecil? kenapa cuma mikirin diri sendiri? kenapa coba kenapa??? hahahahahahahaha karena gue (masih) kangen. Titik. Karena gue kangen, gue jadi tolol. Karena ketololan gue disebabkan oleh kangen. (kok kalimatnya ngejatohin diri gue banget ya? hmmmmhhh...)
@radityadika: Sejatinya, semakin lama pertemuan, semakin dahsyat rindu setelahnya.
@ArditaEdwina: Sejatinya, singkatnya pertemuan, terjadilah keributan karna rindu tak terbayar.
Gue setuju sama tweet seus radityadika. Tapi gue lebih setuju sama tweet gue sendiri. Hahahahaha karna tweet tersebut dibuat berdasarkan realita yang ada, pertemuan yang hanya kurang lebih 4 jam saja.
DAN KARNA PERTEMUAN YANG HANYA 4 JAM SAJA (kurang lebih), GUE KEMASUKAN JIN "AKU GA MAU PULANG"
Sekian.
ps: makasih untuk kesabarannya ya masnyaaaaa.. saya tunggu minggu depan.
apakah masnya menepati janji untuk menemani saya jalan-jalan seharian? we'll see ya :)
oia, sungguh-sungguh mohon maaf atas terjadinya kasus pemukulan dan keluarnya kata an**ng.
Saya sungguh khilaf... thankiss thankiss
Not easy..
Seperti biasa, gue cukup gemar untuk jadi pendengar dari susah senengya orang-orang di sekeliling gue. Tapi, gue ga begitu menggemari cerita-cerita yang keluar dari mulut dosen dikala mood lagi up and down dalam sekejap.
Well, denger temen curhat, menghibur temen yang lagi galau, gue cukup ahli laaaaahh =D Gue akan puter otak untuk ngasih saran terbaik buat orang-orang yang curhat sama gue.
Cukup dengan kata "Iya iya bener kata lo, Ta" itu udah bikin gue kibas-kibas rambut. Tandanya, saran dan kritikan gue bisa diterima oleh mereka. Apalagi kalo saran gue ke pake banget buat "perjalanan" dia selanjutnya. Bukan kibas rambut lagi, tapi gue minta dibayar!! hahaha
Anyway, sadar ga sih, kasih saran itu lebih gampang daripada mengaplikasikannya di dunia nyata. Coba gue tanya, seberapa banyak saran-saran lo buat temen lo, yang bisa/udah lo lakuin juga dikehidupan lo?? Ga banyak kan?
Not easy, blogkiss..
Soalnya, saat lo diposisi yang sulit itu, lo lebih banyak mikir pake perasaan, bukan logika (maaf kalo gue salah). Sedangkan, saat kita ngasih saran ke temen atau orang-orang terdekat yang lain, lo menggunakan logika bukan perasaan. (ini maaf juga kalo gue salah).
Well, denger temen curhat, menghibur temen yang lagi galau, gue cukup ahli laaaaahh =D Gue akan puter otak untuk ngasih saran terbaik buat orang-orang yang curhat sama gue.
Cukup dengan kata "Iya iya bener kata lo, Ta" itu udah bikin gue kibas-kibas rambut. Tandanya, saran dan kritikan gue bisa diterima oleh mereka. Apalagi kalo saran gue ke pake banget buat "perjalanan" dia selanjutnya. Bukan kibas rambut lagi, tapi gue minta dibayar!! hahaha
Anyway, sadar ga sih, kasih saran itu lebih gampang daripada mengaplikasikannya di dunia nyata. Coba gue tanya, seberapa banyak saran-saran lo buat temen lo, yang bisa/udah lo lakuin juga dikehidupan lo?? Ga banyak kan?
Not easy, blogkiss..
Soalnya, saat lo diposisi yang sulit itu, lo lebih banyak mikir pake perasaan, bukan logika (maaf kalo gue salah). Sedangkan, saat kita ngasih saran ke temen atau orang-orang terdekat yang lain, lo menggunakan logika bukan perasaan. (ini maaf juga kalo gue salah).
Jadi, kesimpulannya adalah..................
GUE LAGI BUTUH SARAN YANG BISA MASUK KE AKAL SEHAT GUE!!! (teu nyambung)
Langganan:
Postingan (Atom)
